Memuat...

Penyuluhan TBC oleh Asrama Mahasiswa Nusantara: Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa sebagai Garda Terdepan Pencegahan Penyakit Menular

 Surabaya - 15 Mei 2025 Asrama Mahasiswa Nusantara mengadakan penyuluhan Tuberkulosis yang mengambil tema “Ayo Bersama Kita Bisa Mengakhiri Tuberculosis” Adapun penyuluhan dilaksanakan demi meningkatkan kesadaran mahasiswa terkait bahayanya penyakit ini sehingga dapat mencegah penyebaranya.  

20 May 2025
Kesehatan
64 views
Humas AMN
Penyuluhan TBC oleh Asrama Mahasiswa Nusantara: Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa sebagai Garda Terdepan Pencegahan Penyakit Menular
10 bulan yang lalu
64 views
Humas AMN

Surabaya - 15 Mei 2025 Asrama Mahasiswa Nusantara mengadakan penyuluhan Tuberkulosis yang mengambil tema “Ayo Bersama Kita Bisa Mengakhiri Tuberculosis” Adapun penyuluhan dilaksanakan demi meningkatkan kesadaran mahasiswa terkait bahayanya penyakit ini sehingga dapat mencegah penyebaranya. 

Tuberculosis, merupakan sebuah penyakit berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC sangat berbahaya karena menyerang sistem pernapasan manusia seperti paru-paru, adapun penyebab paling utama dari penyakit ini adalah dikarenakan daya tahan tubuh yang lemah sehingga tidak bisa melawan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masuk kedalam tubuh.

Kesempatan yang luar biasa ini disambut baik dengan antusias mahasiswa untuk menggali informasi mengenai penyakit ini, mengingat kondisi Indonesia sebagai memegang posisi kedua kasus TBC terbanyak di dunia dengan 969.000 kasus pada tahun 2021.

Dr Chandra Putra selaku tenaga medis di Asrama Mahasiswa Nusantara mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit TBC tersebut di lingkungan asrama. Beliau menggaris bawahi mengenai kondisi mahasiswa yang cukup banyak, sehingga resiko penularan juga cukup tinggi. Dari pengamatannya TBC merupakan penyakit berbahaya, menular yang masih belum banyak orang sadari. Oleh karena itu penyuluhan ini merupakan sebuah langkah yang paling tepat dalam memberikan pemahaman serta pencegahan dini penyakit TBC di lingkungan asrama.

“Dengan adanya penyuluhan ini, saya berharap mahasiswa lebih mengerti lagi wawasannya terhadap penyakit TBC, (mulai) dari pencegahannya seperti apa, penyebabnya apa, dan pengobatannya seperti apa. Agar mereka tidak buta arah terhadap penyakit tersebut” tutur dr. Chandra (15/05)

Tidak hanya itu ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar bisa menjaga kesehatan dan memperkuat daya tahan tubuh dengan menggunakan masker ketika berdampingan dengan orang yang sedang sakit. Minum Vitamin, makan makanan yang bergizi dan tidak lupa untuk senantiasa menjaga kebersihan kamar. Juga rutin membuka jendela sehingga cahaya matahari bisa masuk agar mengurangi resiko kelembaban pada kamar.

Anindya, salah satu penghuni Asrama Mahasiswa Nusantara mengatakan bahwa dengan diadakannya penyuluhan ini ia bisa lebih sadar mengenai penyebab dari TBC, bagaimana virus TBC bertahan di udara serta  pentingnya menjaga kualitas udara dikamar. Menurutnya dengan mengetahui penyebab dari TBC dapat membantunya untuk terhindar dari bahaya penyakit tersebut.

“Aku berharap setelah mengikuti sosialisasi ini tingkat TBC di indonesia bisa berkurang karena dilihat dari data Jawa Timur termasuk daerah yang tingkat TBC paling tinggi” katanya (15/5)

Hal yang sama diutarakan  oleh Asyari mengenai harapannya terhadap Asrama Mahasiswa Nusantara untuk memfasilitasi penghuninya. Menurutnya, program penyuluhan kesehatan seperti ini harus di marakkan. Ia menyoroti peran mahasiswa untuk dapat mengedukasi mengenai penyakit-penyakit menular kepada kerabat, atau teman-teman disekitar kita. Tidak hanya itu ia juga berharap agar setiap tempat diasrama, difasilitasi wastafel sehingga mahasiswa dapat lebih mudah untuk mencuci tangan. Juga penyediaan sabun, hand sanitizer yang merata demi  meminimalisir kuman yang ada di permukaan kulit kita.

Dengan demikian kegiatan ini, dapat menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk memahami mengenai bahayanya Tuberkulosis, mulai dari pencegahan, penularan hingga pengobatannya. Sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga mendorong tindakan nyata dalam menciptakan kehidupan asrama yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pencegahan TBC.

Bagikan Berita