Memuat...

SIARAN PERS Pelatihan Penulisan LKTI di AMN Surabaya: Merajut Cerita, Menyatukan Keberagaman

Surabaya, 19 September 2025 — Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas literasi dan kebudayaan para penghuninya melalui penyelenggaraan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang dilaksanakan pada 19 September 2025.

 

Kegiatan ini menghadirkan Dosen Prodi Linguistik Indonesia dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A. sebagai narasumber utama, yang memberikan materi seputar teknik penulisan ilmiah, eksplorasi naratif dalam catatan perjalanan, serta cara mengolah pengalaman pribadi menjadi karya yang bermakna dan informatif.

22 Sep 2025
Pembinaan
91 views
Humas AMN
SIARAN PERS Pelatihan Penulisan LKTI di AMN Surabaya: Merajut Cerita, Menyatukan Keberagaman
6 bulan yang lalu
91 views
Humas AMN

Surabaya, 19 September 2025 — Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas literasi dan kebudayaan para penghuninya melalui penyelenggaraan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang dilaksanakan pada 19 September 2025.

 

Kegiatan ini menghadirkan Dosen Prodi Linguistik Indonesia dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A. sebagai narasumber utama, yang memberikan materi seputar teknik penulisan ilmiah, eksplorasi naratif dalam catatan perjalanan, serta cara mengolah pengalaman pribadi menjadi karya yang bermakna dan informatif.

 

Pelatihan ini dirancang sebagai wadah bagi para mahasiswa AMN untuk mengasah kemampuan menulis ilmiah dengan pendekatan kreatif. Uniknya, pelatihan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman teoritis, namun juga diakhiri dengan project penulisan catatan perjalanan, di mana para peserta akan merefleksikan pengalaman hidup mereka selama tinggal di AMN Surabaya.

 

 “Melalui tulisan, para mahasiswa diharapkan dapat merekam cerita, dinamika, dan keberagaman yang mereka rasakan di AMN — bukan hanya sebagai dokumentasi, tetapi sebagai bentuk persembahan kepada publik, agar kumpulan dari catatan perjalanan itu bisa menjadi kado terindah dari teman-teman AMN, dari mahasiswa AMN untuk khalayak umum, untuk pembaca umum. Sehingga pembaca bisa tahu seperti apa persentuhan mahasiswa dari berbagai daerah yang tinggal di AMN ini merefleksikan pengalaman mereka. Ini satu projek yang luar biasa saya pikir dan patut untuk didukung penuh oleh publik” Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A. selaku pemateri kegiatan.

Karya-karya yang dihasilkan akan dihimpun dan dipublikasikan dalam bentuk buku atau media daring, sebagai wujud kontribusi mahasiswa AMN untuk masyarakat luas. Harapannya, karya ini dapat menjadi “kado terindah” dari penghuni AMN Surabaya, yang merepresentasikan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan di tengah keberagaman latar belakang budaya, daerah, dan bahasa.

Menurut Dr. Achmad Fawaid, S.S., M.A., M.A., AMN Surabaya dipilih karena mereka mempunyai kelebihan yang berbeda dibandingkan dengan mahasiswa lain, “Teman-teman mahasiswa AMN ini punya keunikan yang berbeda, punya kelebihan yang berbeda dibanding mahasiswa lain mungkin di asrama yang sejenis. Pertama karena sejak awal AMN ini dibangun dengan berprinsip bahwa keragaman adalah persatuan dan persaudaraan. Jadi teman-teman mahasiswa di AMN jelas mereka sudah memiliki kemampuan untuk bersentuhan dengan teman-teman dari latar belakang dan etnis yang berbeda dan itu merupakan satu keunggulan tersendiri dibanding asrama lain. Jadi ketika teman-teman mahasiswa dari latar belakang agama dan etnis yang berbeda bertemu dengan latar belakang agama dan teman-teman yang lain dari latar belakang agama dan etnis yang berbeda juga mereka akan menemukan satu pengalaman reflektif yang unik. Dan ini kalau pupuk terus tentu akan menjadi kebinekaan yang penting untuk menjunjung tinggi keberagaman di Indonesia. Saya pikir itu salah satu alasan mengapa AMN itu unik dan representatif untuk kegiatan menulis catatan perjalanan itu.”

Rangkaian kegiatan yang menarik selain sambutan oleh Bapak Direktur Eksekutif AMN Surabaya, Pemahaman teori dan ditutup dengan tanya jawab oleh mahasiswa yang cukup interaktif.


Melalui pelatihan ini, AMN Surabaya tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis, tetapi juga mengajak mereka untuk merenungi perjalanan hidup bersama dalam bingkai literasi yang inklusif dan mempersatukan.

Bagikan Berita