Sosialisasi Kesehatan dan Hasil MCU Tingkatkan Kepedulian Mahasiswa AMN Surabaya
SURABAYA — Suasana penuh antusias menyelimuti Ruang Serbaguna Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya pada Kamis (21/05/2026). Seluruh mahasiswa penghuni asrama berkumpul untuk mengikuti sosialisasi kesehatan sekaligus menerima hasil pemeriksaan medis (Medical Check Up/MCU) berkala mereka.
SURABAYA — Suasana penuh antusias menyelimuti Ruang Serbaguna Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya pada Kamis (21/05/2026). Seluruh mahasiswa penghuni asrama berkumpul untuk mengikuti sosialisasi kesehatan sekaligus menerima hasil pemeriksaan medis (Medical Check Up/MCU) berkala mereka.
Acara ini digelar sebagai bentuk perhatian nyata pengelola terhadap kondisi fisik dan mental mahasiswa perantauan di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. Selama sesi edukasi, para peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini mendapatkan materi berbobot mengenai pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, kebersihan lingkungan, hingga manajemen stres di tanah rantau.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa diajak untuk tidak lagi abai terhadap sinyal-sinyal tubuh mereka. Narasumber menekankan bahwa deteksi dini melalui pemeriksaan berkala adalah kunci utama mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius di masa depan.
Usai pemaparan materi, ketegangan berganti menjadi ruang evaluasi saat panitia membagikan lembar hasil MCU kepada setiap penghuni. Lembar data medis inilah yang menjadi cerminan bagi mahasiswa untuk menakar kembali rapor pola hidup mereka sehari-hari. Tak sedikit dari mereka yang langsung memanfaatkan momen tersebut untuk berkonsultasi secara privat mengenai keluhan fisik yang selama ini dirasakan.
Pengingat di Tengah Kesibukan Kuliah
Manfaat besar ini dirasakan langsung oleh Yosi, mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur yang menjadi salah satu peserta. Ia mengakui bahwa rutinitas tugas kampus sering kali membuat mahasiswa menomorduakan urusan kesehatan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami jadi lebih memahami kondisi tubuh masing-masing. Selain itu, kami juga mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang cara menjaga kebugaran selama tinggal di asrama,” ujar Yosi.
Pihak pengelola AMN Surabaya berharap momentum ini bisa menumbuhkan kesadaran kolektif yang berkelanjutan. Sebab, dengan kondisi tubuh yang prima, mahasiswa tidak hanya mampu mengukir prestasi akademik secara optimal, melainkan juga tangguh dalam menjalani dinamika kehidupan sosial di lingkungan asrama yang sehat dan nyaman. (*)