Memuat...

PRESS RELEASE PPAPT Laksanakan Kunjungan ke AMN Surabaya Surabaya, 13 Mei 2026

Pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, PPAPT melaksanakan kegiatan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan agenda kunjungan sekaligus melihat secara langsung fasilitas dan wilayah lingkungan AMN Surabaya.

18 May 2026
Kunjungan
5 views
Humas AMN
PRESS RELEASE PPAPT Laksanakan Kunjungan ke AMN Surabaya Surabaya, 13 Mei 2026
2 jam yang lalu
5 views
Humas AMN

Pada Rabu, 13 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, PPAPT melaksanakan kegiatan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan agenda kunjungan sekaligus melihat secara langsung fasilitas dan wilayah lingkungan AMN Surabaya.

Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Prof. Euis selaku Kepala Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya bersama pengelola harian AMN Surabaya dan jajaran. Turut hadir pula rombongan tim dari PPAPT dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan ini Prof. Sandro melakukan kunjungan ke Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya dalam rangka bersilaturahmi dengan pengelola serta para penerima beasiswa AMN Surabaya. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Sandro menegaskan bahwa program beasiswa AMN merupakan program yang sangat spesial dan memerlukan perhatian khusus agar para mahasiswa penerima manfaat dapat berkembang secara optimal selama menempuh pendidikan di Surabaya.

“Beasiswa ini sangat spesial, sehingga harus ada perhatian khusus agar nantinya bisa terjalin kolaborasi yang baik dan teman-teman dapat menjalani studi dengan mudah dan sukses selama di Surabaya,” ujar Prof. Sandro.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sandro juga menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program pembinaan yang dijalankan di AMN Surabaya. Hal itu disampaikannya usai mendengarkan langsung aspirasi para penerima beasiswa pada 12 Mei lalu.

“Saya senang sekali dan puas dengan berbagai program yang dijalankan di asrama ini, termasuk keterampilan yang mereka dapatkan dalam berbagai pembekalan. Saya kira program-program seperti ini memang perlu dipertahankan agar selama tinggal di asrama, teman-teman dapat terus meningkatkan kompetensi yang nantinya menjadi bekal setelah lulus,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Prof. Sandro turut memberikan apresiasi terhadap fasilitas dan tata kelola AMN Surabaya setelah melakukan peninjauan langsung ke lingkungan asram, menurutnya AMN Surabaya merupakan asrama yang bersih dan asri serta tatanan bangunannya di Kelola dengan sangat bagus sehingga penerima beasiswa wajib memanfaatkan fasilitas yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Ini salah satu asrama yang menurut saya paling asri, bersih, dan tatanan bangunannya sangat bagus. Tata kelolanya juga sudah sangat baik, fasilitasnya lengkap. Jadi saya kira adik-adik awardee AMN Surabaya harus bersyukur dan memanfaatkan fasilitas yang diterima dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam pesannya kepada para penerima beasiswa AMN Surabaya maupun para pejuang beasiswa AMN, Prof. Sandro menekankan pentingnya rasa syukur, kesungguhan dalam belajar, serta perencanaan masa depan sejak dini.

Ia mengingatkan bahwa kesempatan berkuliah di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan UPN Veteran Jawa Timur merupakan kesempatan berharga yang tidak boleh disia-siakan.

“Manifestasi rasa syukur itu diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh dan membekali diri sebaik-baiknya, baik dari sisi hard skill maupun soft skill, sehingga nantinya menjadi bekal ketika sudah lulus,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Sandro juga mengajak para mahasiswa untuk mulai menyusun rencana hidup dan masa depan sejak sekarang agar tujuan yang ingin dicapai dapat dipersiapkan dengan matang. 

Di akhir pesannya, Prof. Sandro menegaskan bahwa beasiswa AMN merupakan amanah dari negara dan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, para penerima beasiswa diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya dan kelak dapat memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Lihat ini sebagai sebuah amanah. Harapannya nanti setelah lulus, kita bisa berkontribusi kembali kepada negara, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” tutupnya.

Bagikan Berita