Gandeng Bos HR Olympic Furniture, AMN Surabaya Siapkan Lulusan yang 'Siap Tempur' di Dunia Kerja
SURABAYA, 14 Februari 2026 - Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya menggelar seminar keterampilan kerja berjudul “From Academic Excellence to Career Readiness” pada Jumat (14/2/2026) di Aula AMN Surabaya. Kegiatan ini menghadirkan Human Resource Director Olympic Furniture Group, Okta Tan, yang membagikan pengalaman serta gambaran nyata tentang realita dunia kerja yang sesungguhnya.
SURABAYA, 14 Februari 2026 - Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya menggelar seminar keterampilan kerja berjudul “From Academic Excellence to Career Readiness” pada Jumat (14/2/2026) di Aula AMN Surabaya. Kegiatan ini menghadirkan Human Resource Director Olympic Furniture Group, Okta Tan, yang membagikan pengalaman serta gambaran nyata tentang realita dunia kerja yang sesungguhnya.
Dalam pemaparannya, Okta menekankan bahwa dunia kerja tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga berfokus pada penyelesaian masalah yang efektif, impact yang diberikan ke perusahaan, dan eksekusi di lapangan. “Saat ini dunia kerja membutuhkan orang yang disiplin, tepat waktu, dan bisa bekerja sama,” ucap Okta Tan memperjelas.
Okta Tan saat menyampaikan materi terkait keterampilan dan realita dunia kerja kepada mahasiswa AMN Surabaya.
Ia menjelaskan bahwa kesiapan kerja dapat mulai dibangun sejak masa perkuliahan, misalnya dengan aktif berorganisasi dan mengikuti program magang. Menurutnya, pengalaman tersebut melatih komunikasi, problem solving, hingga leadership skill.
“Bangun pola pikir belajar mulai dari sekarang dan mau ditegur kalau salah. Kalau belum kaya, jalin relasi sebanyak mungkin,” tambah Okta Tan yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Antusiasme peserta mewarnai jalannya seminar ketenagakerjaan yang berlangsung interaktif.
Seminar berlangsung interaktif dengan sejumlah mahasiswa tampak antusias mengangkat tangan saat sesi tanya jawab dibuka. Salah satu peserta, Aisyah Nitania, menanyakan perbedaan sikap yang harus dimiliki ketika menjadi perintis dan pewaris. Menanggapi hal tersebut, Okta Tan menegaskan bahwa keduanya tetap harus memiliki kemampuan, attitude, dan skill yang baik. Ia juga menambahkan bahwa seorang pewaris tidak hanya melanjutkan, tetapi juga harus mampu mengembangkan apa yang telah dibangun sebelumnya.
Melalui seminar ini, AMN Surabaya berharap para penerima beasiswa dapat memahami profil lulusan yang dibutuhkan dunia kerja dan mulai mempersiapkan karier sejak dini.