Belajar Sejarah Sembari Mempererat Bonding
Pada Sabtu (30/5/2026), tim mentor dan beberapa adik asuh AMN Surabaya sukses menggelar kegiatan kepengasuhan edukatif dengan menjelajahi Museum dr. Soetomo dan Museum W.R. Soepratman. Keseruan belajar sejarah ini kemudian ditutup dengan momen makan bersama yang santai di Taman Skateboard Delta Plaza. Agenda ini dirancang khusus untuk membangun bonding yang lebih natural dan memperkuat solidaritas internal di luar rutinitas asrama. Selain menumbuhkan jiwa patriotisme lewat sejarah lokal, kegiatan ini juga sukses menciptakan ruang komunikasi yang hangat. Harapannya, kebersamaan ini bisa menjadi support system yang solid bagi para adik asuh dalam menghadapi perjalanan akademis dan sosial mereka ke depannya.
Belajar Sejarah Sembari Mempererat Bonding, Keseruan Mentor dan Adik Asuh AMN Surabaya Kunjungi Museum Legendaris Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti kegiatan kepengasuhan yang digelar oleh AMN Surabaya pada Sabtu, 30 Mei 2026 lalu.
Sebanyak tim mentor mendampingi beberapa adik asuh dalam sebuah perjalanan edukatif menyusuri sudut-sudut bersejarah di Kota Pahlawan. Dua museum legendaris, yakni Museum dr. Soetomo dan Museum W.R. Soepratman, dipilih menjadi destinasi utama.
Di sana, para mentor dan adik asuh membaur, berdiskusi, dan bersama-sama meresapi rekam jejak perjuangan para tokoh bangsa. Setelah puas menyelami sejarah, rombongan bertolak menuju tujuan terakhir mereka, yaitu Taman Skateboard di daerah Delta Plaza Surabaya, untuk menikmati makan bersama dalam suasana santai dan akrab.
"Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk membangun bonding yang lebih erat dan natural antara mentor dan adik asuh. Melalui momen belajar sejarah dan diakhiri dengan makan bersama di taman, kami ingin menciptakan ruang komunikasi yang nyaman di luar rutinitas asrama," ujar salah satu perwakilan mentor.
Lebih dari sekadar jalan-jalan, agenda ini menjadi sarana efektif untuk mengenalkan sejarah lokal Surabaya yang kaya akan nilai patriotisme, sekaligus memperkuat solidaritas internal. Dengan semangat kebersamaan yang telah terpupuk, diharapkan para adik asuh dapat saling mendukung dalam perjalanan akademis maupun sosial mereka ke depan.