Asrama Mahasiswa Nusantara Surabaya Gelar Halalbihalal, Pererat Silaturahmi Penghuni dan Masyarakat
SURABAYA — Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya menggelar kegiatan halalbihalal pada Sabtu (04/04/2026) bertempat di ruang serbaguna asrama. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh seluruh mahasiswa penghuni, staf AMN Surabaya, serta berbagai tamu undangan.
SURABAYA — Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya menggelar kegiatan halalbihalal pada Sabtu (04/04/2026) bertempat di ruang serbaguna asrama. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh seluruh mahasiswa penghuni, staf AMN Surabaya, serta berbagai tamu undangan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi usai perayaan Hari Raya Idulfitri. Tidak hanya melibatkan mahasiswa, pihak asrama juga mengundang tokoh masyarakat setempat seperti Ketua RT dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga tercipta suasana kebersamaan lintas kalangan.
Amanat Kebersamaan dari Pimpinan
Acara diawali dengan sambutan dari Direktur AMN Surabaya, Dhian Satria Yudha Kartika, S.Kom., M.Kom. Dalam arahannya, Dhian menegaskan bahwa halalbihalal merupakan sarana penting untuk mempererat persaudaraan antar-penghuni asrama yang berasal dari berbagai daerah.
“AMN adalah rumah besar bagi seluruh Nusantara. Di sini, perbedaan bukan untuk diperdebatkan, tapi untuk dirayakan. Halalbihalal ini adalah cara kita meruntuhkan sekat-sekat kedaerahan dan kembali menjadi satu keluarga yang harmonis,” tegas Dhian. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.
Manajemen Memaafkan untuk Ketenangan Batin
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustaz Heri Latief yang mengangkat tema “Forgiveness Management”. Dalam pemaparannya, Heri menyampaikan bahwa kemampuan memaafkan merupakan salah satu bentuk pengendalian emosi yang krusial dalam kehidupan sosial.
“Memaafkan itu bukan hanya untuk orang lain, tapi terutama untuk ketenangan diri kita sendiri. Dengan forgiveness management, kita belajar melepaskan beban emosi negatif agar bisa hidup berdampingan dengan rukun di asrama ini,” ujar Heri. Peserta diajak memahami bagaimana memaafkan dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki hubungan sekaligus menciptakan ketenangan batin.
Interaksi Hangat Mahasiswa dan Warga
Suasana hangat dan penuh keakraban semakin terasa saat sesi ramah tamah. Para mahasiswa tampak antusias bersalaman, tidak hanya dengan sesama penghuni, tetapi juga dengan para tamu undangan. Interaksi ini menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan antara penghuni asrama dengan lingkungan sosial di sekitarnya.
Dalam sesi wawancara, salah satu mahasiswa bernama Dani Pasha mengungkapkan kesan positifnya. “Acara ini spesial karena kami tidak hanya bersalaman dengan sesama mahasiswa, tapi juga dengan warga sekitar asrama. Rasanya seperti punya keluarga baru di Surabaya, padahal rumah saya jauh di luar pulau,” ungkap Dani. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, panitia membagikan makan siang kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan antar-mahasiswa, staf, dan masyarakat sekitar semakin erat, sehingga tercipta lingkungan AMN Surabaya yang harmonis, rukun, dan penuh kekeluargaan. (*)